Lingkungan Hijau & Vegetasi
Kenapa tutupan hijau (pohon, tanaman, rumput) penting bagi sebuah kawasan, dan apa yang dinilai ALR EcoVision pada indikator Vegetasi.
Manfaat Ruang Hijau
Tanaman dan pepohonan menyerap karbon dioksida, menghasilkan oksigen, meredam suhu udara, menahan erosi tanah, dan menyerap sebagian air hujan sehingga mengurangi genangan. Kawasan dengan tutupan hijau yang cukup umumnya terasa lebih sejuk dan nyaman dibanding kawasan yang seluruhnya tertutup beton/aspal.
Bagaimana ALR EcoVision Menilai Vegetasi
Sistem membagi foto menjadi petak-petak grid, lalu menilai dominasi warna hijau pada tiap petak sebagai indikasi keberadaan tanaman. Indikator Vegetasi dihitung dari persentase petak yang menunjukkan tanda-tanda vegetasi terhadap total petak pada foto tersebut.
Tips Praktis
- Tanam dan rawat pohon peneduh atau tanaman produktif di lahan kosong atau pekarangan.
- Buat area resapan air (biopori, taman kecil) di sela-sela area yang banyak permukaan keras.
- Rawat tanaman yang sudah ada — pangkas ranting kering, siram secara teratur — daripada terus menambah tanaman baru tanpa perawatan.
- Libatkan warga/petugas untuk penghijauan bergilir di lokasi yang skor Vegetasinya masih rendah.
Dalil & Hadits Terkait
مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَغْرِسُ غَرْسًا أَوْ يَزْرَعُ زَرْعًا فَيَأْكُلُ مِنْهُ طَيْرٌ أَوْ إِنْسَانٌ أَوْ بَهِيمَةٌ إِلَّا كَانَ لَهُ بِهِ صَدَقَةٌ
"Tidak ada seorang muslim yang menanam tanaman atau menabur benih, lalu dimakan oleh burung, manusia, atau hewan, melainkan itu menjadi sedekah baginya."
HR. Bukhari no. 2320, HR. Muslim no. 1552 (shahih)
إِنْ قَامَتِ السَّاعَةُ وَفِي يَدِ أَحَدِكُمْ فَسِيلَةٌ فَإِنِ اسْتَطَاعَ أَنْ لَا تَقُومَ حَتَّى يَغْرِسَهَا فَلْيَغْرِسْهَا
"Jika kiamat terjadi sedangkan di tangan salah seorang dari kalian ada bibit kurma, jika ia mampu menanamnya sebelum kiamat terjadi, hendaklah ia menanamnya."
HR. Ahmad no. 12981 (dinilai shahih oleh sebagian ulama hadits)
Menunjukkan besarnya anjuran menanam meski secara logika manfaatnya tampak kecil dibanding situasi yang digambarkan.
Terjemahan ayat/hadits di atas bersifat ringkas untuk memudahkan pemahaman umum, bukan terjemahan resmi bersanad. Untuk kajian mendalam, silakan rujuk mushaf/kitab hadits asli beserta kitab syarahnya.